Home » Uncategorized » Wisatawan Asing Bisa Masuk Thailand Tanpa Karantina Mulai Juli 2021

OkeTravel, 06 Mar 2021 03:00 WIB

THAILAND telah mengeluarkan program inokulasi nasional dan sedang memeriksa paspor vaksin virus corona, sehingga negara itu dapat segera menyambut kembali wisatawan mancanegara tanpa harus menjalani karantina 14 hari.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-Ocha pekan ini memerintahkan para pejabat mempelajari sertifikat vaksin untuk perjalanan internasional, setelah memberi isyarat bahwa negara yang bergantung pada pariwisata itu akan terbuka untuk membatalkan karantina dua minggu bagi pengunjung yang diinokulasi.

Industri pariwisata lokal menginginkan karantina wajib dicabut sejak 1 Juli 2021, sehingga negara dapat terbuka bagi jutaan pelancong yang berpotensi divaksinasi.

Thailand berhasil menahan penyebaran COVID-19 pada awal 2021. Kasus secara keseluruhan negara tersebut relatif rendah, yakni sekitar 26.000, dengan 84 kematian.

Pembukaan kembali yang sukses oleh Thailand dapat memacu negara-negara lain yang bergantung pada pariwisata untuk mengikutinya, meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada minggu ini memperingatkan tentang risiko negara-negara yang melonggarkan pembatasan terlalu cepat.

“Pembukaan kembali secara bertahap, dengan langkah-langkah kehati-hatian yang diambil, niscaya akan menyelamatkan bisnis, pekerjaan dan meningkatkan ekonomi,” kata John Blanco, manajer umum di hotel mewah Capella Bangkok, sebagaimana dilansir dari Hindustan Times, Jumat (5/3/2021).

“Mengingat momentum global vaksinasi yang semakin meningkat, masuk akal untuk mulai merencanakan langkah-langkah yang diperlukan,” lanjutnya.

Bank sentral Thailand mengatakan, pariwisata yang menyumbang sekitar seperlima dari produk domestik bruto (PDB) negara sebelum pandemi, adalah kunci untuk mengembalikan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara itu ke pertumbuhan.

Baca juga: Phuket Kembali Dibuka Tahun Ini, Pelancong Harus Sudah Divaksin Covid-19

Penyusutan PDB Thailand pada 2020 adalah yang terbesar abad ini, sebanyak 6,1 persen.

Sementara negara itu telah melakukan beberapa upaya untuk membuka kembali perbatasannya untuk turis asing, aturan karantina yang ketat telah membuat sebagian besar dari wisatawan asing enggan berkunjung.

William Heinecke, ketua Minor International Pcl, yang mengoperasikan 500 hotel di seluruh dunia, memimpin kampanye untuk mengajukan petisi kepada pemerintah agar membuka kembali perbatasan mulai kuartal ketiga setelah pandemi memaksa ratusan hotel dan bisnis pariwisata tutup.

“Situasi saat ini tidak berkelanjutan. Pembukaan kembali tanggal 1 Juli akan menjadi peluang strategis bagi Thailand untuk menunjukkan peran kepemimpinan di antara negara-negara Asia dan mempersiapkan jalan untuk pemulihan ekonomi Thailand yang kokoh pada tahun 2022,” kata petisi online, yang mendapatkan hampir 6.000 penandatangan dalam dua hari.

 

# Share this information with your friends

No comments yet

Please write your comments

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required.

Your Comment*Your Name* Email Address* Your Website

Contact Us

If you have any questions, please contact us.